Kemerdekaan Hanya Milik Orang Kaya

Originally posted on Alfresco:

Kemerdekaan Hanya Milik Orang Kaya
14 Agustus 2014 11:02 WIB

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Setiap orang memiliki arti berbeda tentang kemerdekaan, tergantung pengalaman hidupnya. Sebagai satpam yang bertugas menjaga keamanan perumahan di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Dwi Rizkiant (25) menganggap kemerdekaan merupakan perjuangan meraih kebebasan.

“Mungkin kalau orang kaya yang hidupnya berkecukupan, bilangnya Indonesia sudah merdeka, tetapi kalau orang susah tentu sebaliknya,” ungkapnya kepada Republika, (14/8).

Ia menambahkan, kemerdekaan berarti perjuangan diri sendiri dan orang lain, untuk mencapai hidup yang lebih baik.

Dwi menjelaskan, dahulu para pahlawan juga berjuang untuk mendapat kebebasan bangsa Indonesia dari penjajah. Maka, masyarakat Indonesia pun harus melanjutkan perjuangan tersebut, dengan tetap berjalan ke arah yang lebih jelas.

Kurniati (23), pengurus perpustakaan sekolah, mengatakan, kemerdekaab bisa dilihat dari berbagai aspek. “Kemerdekaan sudah diatur dalam undang-undang, baik kemerdekaan berpendapat, beragama, dan lainnya. Maka itu harus dipenuhi,” ujarnya.

Baginya, Indonesia sudah merdeka, bila segala hak…

View original 22 more words

Asal usul kaum Yahudi

Originally posted on Alfresco:

image

Kebanyakan ahli sejarah sepakat bahwa penamaan Bani Israel dengan kaum “Ibrani” karena peristiwa penyeberangan Ibrahim a.s. melintasi sungai Eufrat. Pendapat ini diperkuat dengan apa yang termaktub di dalam Kitab Joshua:

“Demikianlah Tuhan Israel berfirman tentang penyeberangan sungai itu, di mana leluhur kalian tinggal sejak dahulu kala, dan bapak Ibrahim dan bapak Nahur, menyembah tuhan-tuhan lain. Maka Aku bawa Ibrahim menyeberangi sungai itu dan berjalan di tanah Kana’an.” 14)

Majalah al-‘Arabi Kuwait memuat sebuah artikel yang ditulis oleh Pendeta Ishak Salka dengan judul Ma’nâ at-Tasmiyât li asy-Syu’ub as-Sâmiyah ats-Tsalâtsah al-Kubrà” (Arti Nama-nama Tiga Bangsa Semit Besar). Dalam tulisannya tersebut ia mengatakan, “Nama tersebut (Ibrani) tidak muncul kecuali setelah Ibrahim a.s. menyeberangi sungai Eufrat.” 15) Pendapat ini adalah pendapat yang paling mendekati kebenaran daripada pendapat-pendapat lainnya.

Sedangkan sebutan “Orang-orang Israel (Isra’iliyyIn)” atau “Bani Israel” adalah sebutan yang dinisbatkan kepada bapak mereka, Israel, yakni Yakub ibn Ishak ibn Ibrahim a.s. Israel adalah kalimat…

View original 569 more words

Foto R4

Posted from WordPress for Android